Masjid Istiqlal terus berupaya untuk memperhatikan kenyamanan umatnya dalam beribadah. Masjid yang berdiri di jantung ibu kota ini memang kerap dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah untuk beribadah, terutama saat bulan suci Ramadan.
Biasanya para musafir menghabiskan waktu sehari hingga dua hari di Masjid Istiqlal. Mereka juga seringkali tidur sambil beribadah, membawa peralatan ibadah lengkap.
Setelah menyadari kondisi itu, pengelola Masjid Istiqlal membangun fasilitas penginapan atau tempat istirahat gratis untuk para musafir tersebut. Fasilitas itu berada di lantai dasar masjid di sisi barat dan masih dalam proses pembangunan.
Terlihat ada sekitar 56 kamar dengan ukuran 2x3 meter yang disiapkan untuk menampung para tamu. Kamar itu telah diberi pintu dan dihiasi dengan sekat waralaba cokelat. Tempat ini akan menjadi tempat beristirahat untuk para tamu.
Sebelumnya, Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, pernah menyebut bahwa fasilitas tersebut disediakan untuk para musafir yang berasal dari luar daerah Jakarta. Tujuannya untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi mereka selama beribadah di Masjid Istiqlal.
"Di Istiqlal ini ada hotel gratis. Ada sekitar 40 kamar, ada yang mungkin dari daerah untuk misalnya hanya 1-2 hari di Jakarta, ya daripada menyewa hotel di sekitar sini mahal, nah kita fasilitasi mereka itu adalah musafir," kata Nasaruddin, Minggu (2/3).
"Hotelnya itu kayak mirip dengan di Jepang, di Singapura, itu ada di bandara, seperti hotel kapsul itu, ya," katanya.
Fasilitas tersebut telah disiapkan sejak sebelum bulan Ramadan. Sampai saat ini, proses pembangunan puluhan kamar itu terus berlangsung.
Menteri Agama RI itu menyatakan, nantinya para musafir juga akan diberikan konsumsi gratis yang dana penyandangannya berasal dari wakaf jemaah Masjid Istiqlal.
"Apa yang membuatnya lumayan, ada kamar mandinya, kemudian juga sarapannya gratis juga," ungkapnya.
"Kita memberikan mereka itu karena wakaf dari, zakat jemaah Masjid Istiqlal digunakan untuk memberikan konsumsi kepada tamu-tamu yang menginap di hotel itu," tandasnya.